𝗟𝗢𝗠𝗕𝗔 𝗖𝗘𝗥𝗣𝗘𝗡 𝗦𝗔𝗦𝗧𝗥𝗔 “𝙆𝙚𝙩𝙞𝙠𝙖 𝙅𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙢𝙚 𝘿𝙞𝙗𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙢, 𝙎𝙖𝙨𝙩𝙧𝙖 𝘽𝙞𝙘𝙖𝙧𝙖.”
𝗟𝗢𝗠𝗕𝗔 𝗖𝗘𝗥𝗣𝗘𝗡 𝗦𝗔𝗦𝗧𝗥𝗔 “𝙆𝙚𝙩𝙞𝙠𝙖 𝙅𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙢𝙚 𝘿𝙞𝙗𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙢, 𝙎𝙖𝙨𝙩𝙧𝙖 𝘽𝙞𝙘𝙖𝙧𝙖.”Tiga Strata
𝐓𝐄𝐌𝐀
Sastra telah membuktikan menjadi saksi zaman mengiringi dan bahkan turut menyumbang tumbuhnya peradaban. Sastra dalam bentuk puisi, prosa, dan skenario drama kerap menjadi kritik efektik atas situasi politik, sosial, ekonomi, dan menjadi bagian dari kebudayaan. Karya sastra yang baik dan cerdas tentu bukan berkhotbah melainkan menerobos ke dalam pikiran dan perasaan pembacanya dengan tujuan memberikan pencerahan. Oleh karena itu sastra yang baik ditulis menggunakan paduan harmoni antara pengalaman rasa dan intelektual. Dalam sejarahnya yang panjang, dimulai dari filsafat, sesungguhnya sastra banyak mengubah keadaan buruk dunia menjadi lebih baik pabila para agen perubahan yang biasanya diperankan kaum muda pada setiap zamannya menyadari hal tersebut. Logis apabila sastra—dalam suatu pepatah—mampu meluruskan politik bengkok. Sekian tahun yang lalu Seno Gumira Ajidarma sebagai wartawan menerbitkan buku bertajuk: “𝙆𝙚𝙩𝙞𝙠𝙖 𝙅𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙢𝙚 𝘿𝙞𝙗𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙢, 𝙎𝙖𝙨𝙩𝙧𝙖 𝘽𝙞𝙘𝙖𝙧𝙖.”
𝗧𝗶𝗴𝗮 𝗦𝘁𝗿𝗮𝘁𝗮 di awal tahun 2026 ini membuka 𝗟𝗢𝗠𝗕𝗔 𝗖𝗘𝗥𝗣𝗘𝗡 𝗦𝗔𝗦𝗧𝗥𝗔 dengan tema: “𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘁𝗶𝗸”. Bukan, ini bukan lomba esai, melainkan cerpen—sebuah genre sastra berupa prosa.
Seputar tema tersebut, anda dapat mengolahnya dengan keragaman seperti ini:
- Ketegangan antara cemas dan harapan dalam menghadapi situasi politik akhir-akhir ini.
- Mengenang kembali peristiwa politik terhadap kehidupan masyarakat atau keluarga di masa lalu.
- Mengangkat tokoh fiksi pemberani yang mewakili anda dalam menyikapi keadaan sosial politik negeri ini.
- Pertarungan batin untuk menentukan keberpihakan atas sengkarut perang informasi pada era pasca-kebenaran.
- Utopia atau distopia saat berita dipenuhi sampah para pendengung masing-masing kubu politik.
Begitu luasnya inspirasi diperoleh dari berbagai sumber di sekitar kita yang dapat diolah menjadi gagasan, asalkan, sekali lagi ini 𝗟𝗢𝗠𝗕𝗔 𝗖𝗘𝗥𝗣𝗘𝗡, bukan lomba esai.
𝗦𝘆𝗮𝗿𝗮𝘁 𝘁𝗲𝗸𝗻𝗶𝘀 𝗱𝗮𝗻 𝗮𝗱𝗺𝗶𝗻𝗶𝘀𝘁𝗿𝗮𝘀𝗶:
- Bagikan info lomba di akun sosial masing-masing.
- Warga negara Indonesia yang tinggal di dalam atau di luar negeri.
- Usia 17 tahun ke atas, tidak terbatas gender.
- Lomba ini 𝗚𝗥𝗔𝗧𝗜𝗦.
- Merupakan karya asli peserta dan terbaru.
- Menulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar (mengikuti kaidah EYD) dalam tipe huruf Times New Roman ukuran font 12 di atas format A4. Disimpan dalam fail MS Word, dikunci dengan PDF.
- Jumlah halaman naskah mulai dari 1.000 kata dengan maksimum 3.500 kata.
- Posting setengah isi cerpen di dinding akun sosial masing-masing dengan settingan publik bertagar
#LombaCerpen_3strata
#IndonesiadalamSosialPolitik
- Naskah utuh dikirimkan ke email panitia: tigastrata@gmail.com
- Tidak menuliskan nama pengarang pada halaman naskah. Fail bertuliskan: Judul cerpen_Nama penulis_asal kota.
- Lomba dibuka sejak saat ini sampai dengan tenggat tanggal 31 Januari 2026.
- 𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗥𝗔𝗦: Naskah yang dikirimkan bukan hasil plagiasi. Naskah yang dikirim bukan karya kecerdasan buatan (AI). Naskah yang dikirim bukan karya yang (1) sedang diikutsertakan dalam lomba cerpen lain (2) bukan karya yang pernah dimuat di media massa atau antologi/kumpulan cerpen.
- Pengumuman pemenang disampaikan melalui situs dan media sosial Tiga Strata pada bulan Maret 2026.
*𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙥𝙚𝙢𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙠𝙪𝙖𝙡𝙞𝙩𝙖𝙨 𝙣𝙖𝙨𝙠𝙖𝙝 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙞𝙢:
𝙉𝙤𝙩𝙚: 𝙅𝙞𝙠𝙖 𝙣𝙖𝙨𝙠𝙖𝙝 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙖𝙨𝙪𝙠 𝙣𝙞𝙡𝙖𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙞 𝙗𝙖𝙬𝙖𝙝 𝙨𝙩𝙖𝙣𝙙𝙖𝙧 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙠𝙖𝙣. 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙥𝙪𝙣 𝙝𝙖𝙣𝙜𝙪𝙨.
Tidak ada cerita nggak ada pilihan lain yang menjadi juara.
Selamat berlomba dengan tidak menunda-nunda. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat, tetapi bila diketahui kemudian karya itu melanggar kriteria dan syarat, pemenang akan dibatalkan.

Comments
Post a Comment